Hari HAM Sedunia, Majelis Hukama: Pegang Teguh Nilai Kemanusiaan
Hari HAM Sedunia
Tanggal 10 Desember 2022 diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia (HAM). Majelis Hukama Muslimin (MHM) yang diketuai Syekh Al-Azhar Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb menyerukan untuk berpegang teguh pada nilai-nilai kemanusiaan yang mengukuhkan HAM dan membumikannya dalam kehidupan bermasyarakat.
Seruan ini termaktub dalam Piagam Persaudaraan Manusia yang bersejarah dan ditandatangani oleh Ketua MHM sekaligus Syekh Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb bersama dengan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus.
Dalam rilis MHM, Sabtu (10/12/2022), dijelaskan bahwa Tuhan menciptakan manusia dalam bentuk yang terbaik. Dia menundukkan alam untuk kemaslahatan manusia. Tuhan menjadikan manusia sebagai makhluk yang paling mulia, dan memberikan kepadanya keutamaan di atas banyak makhluk yang lain.
Allah Swt.berfirman: Sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam dan Kami angkut mereka di darat dan di laut. Kami anugerahkan pula kepada mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna. (QS al-Isra’ [17]: 70).
Islam menyerukan untuk melindungi hak asasi manusia (HAM), menjaga diri dan martabatnya, tidak menyerangnya atau memakan hartanya secara tidak benar. Hal itu tanpa memandang agama, warna kulit, jenis kelamin, atau ras.
Sabda Rasulullah saw. pada khutbat al-wada’ merupakan pengukuhan atas HAM. Beliau bersabda, “Sesungguhnya darahmu, hartamu, dan kehormatanmu adalah suci seperti sucinya hari ini, di negeri ini, di bulan ini. (HR Imam Bukhari).
MHM memberi perhatian besar terhadap HAM melalui inisiasi dan langkah-langkahnya di tingkat internasional yang menyerukan perlawanan terhadap segala bentuk fanatisme, rasisme, dan diskriminasi. MHM juga menyerukan penyebarluasan nilai-nilai keadilan, kebaikan, kesetaraan, dan koeksistensi antarsesama manusia.
MHM mengajak dunia internasional untuk melakukan upaya lebih banyak untuk melindungi HAM, terutama bagi kelompok yang terusir dari tempat tinggalnya dan bekerja keras untuk menghentikan perang dan konflik.
Dunia memperingati Hari Hak Asasi Manusia Sedunia pada setiap 10 Desember untuk menghidupkan hari ketika Sidang Umum PBB mendeklarasikan HAM pada 1948. Deklarasi PBB itu menegaskan terjaminnya HAM tanpa diskriminasi atas dasar agama, bahasa, jenis kelamin, kebangsaan, atau etnis. []