Hadiri Perkemahan Duta Perdamaian, Sekjen MHM Ingatkan Perlu Sinergi Wujudkan Perdamaian
Sekjen MHM bicara pada Dialog Terbuka Perkemahan Duta Perdamaian
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Hukama Muslimin (MHM) Konselor Mohamed Abdelsalam ikut berpartisipasi pada sesi dialog terbuka dengan pemuda-pemudi peserta "Perkemahan Duta Perdamaian”, 26–28 Juli 2023. Perkemahan tersebut diselenggarakan Pusat Pemuda Arab di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA).
Di hadapan 25 peserta dari 11 negara Arab itu, Konselor Abdelsalam menegaskan bahwa pemuda adalah tulang punggung dan harapan bangsa. Ia juga mengingatkan perlunya setiap bangsa membangun generasi muda yang tangguh.
“Kita perlu membangun dan memberdayakan anak muda yang tangguh sekaligus juga memiliki jiwa dan sikap toleran yang mampu hidup berdampingan secara rukun damai dengan orang lain yang berbeda,” katanya di Abu Dhabi, Sabtu (28/7/2023).
Konselor Abdelsalam juga mengingatkan bahwa mewujudkan kehidupan yang damai dan persaudaraan manusia bukanlah hal yang mudah. Upaya itu memerlukan kerja bersama, kesabaran, dan tanggung jawab dari setiap individu dan kelompok.
Selain itu, Sekjen MHM mengajak para pemuda Arab yang mengikuti program Duta Perdamaian itu lebih banyak bersyukur kepada Allah yang telah memberikan banyak kelebihan kepada dunia Arab, termasuk anak-anak mudanya, jika dibandingkan bangsa lain. Menurutnya, pemuda-pemuda Arab memiliki keunggulan yang tidak kalah dibandingkan dengan bangsa lain yang dapat dikontribusikan kepada dunia demi mewujudkan masa depan dunia yang lebih baik.

“Bangsa dan umat kita saat ini benar-benar membutuhkan peran nyata dari anak-anak mudanya,” tambahnya dengan penuh semangat.
Sekjen MHM menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah PEA yang telah memfasilitasi penyelenggaraan acara Duta Perdamaian bagi pemuda-pemuda Arab. Menurutnya, hal itu menunjukkan besarnya perhatian pemerintah dan masyarakat Emirat Arab terhadap pemberdayaan pemuda, di samping merefleksikan keyakinan yang besar terhadap potensi dan kemampuan generasi muda dalam ikut serta menjadi pelaku penebar kebaikan, nilai-nilai kedamaian, toleransi, dialog, dan koeksistensi.
Sebelumnya Majelis Hukama Muslimin baru saja merampungkan penyelenggaraan angkatan kedua Forum Pemuda Pelopor Perdamaian (FPPP) di Jenewa, Swiss, yang diikuti oleh 100 peserta dari 24 negara di dunia. MHM yang diketuai oleh Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb berkomitmen akan terus melakukan langkah pemberdayaan potensi pemuda dalam menebar nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan koeksistensi.
Pada akhir dialog, Sekjen MHM menekankan peran penting yang dapat dimainkan oleh generasi muda dalam menyukseskan penyelenggaraan COP28 di Abu Dhabi pada November 2023 mendatang.[]