Grand Syekh Al-Azhar dan Ketua MHM Terima Wakil Urusan Umum Sekretariat Negara Takhta Suci, Bahas Penguatan Kerja Sama
.
Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, Minggu (2/11/2025), menerima Uskup Agung Edgar Peña Parra, Wakil Urusan Umum Sekretariat Negara Takhta Suci. Hadir mendampingi, Uskup Agung Nicolas Thevenin, Nunsius Apostolik untuk Mesir.
Dalam pertemuan tersebut, Uskup Agung Edgar Peña Parra menyampaikan salam dari Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Paus Leo XIV kepada Grand Syekh Al Azhar. Uskup Agung Edgar juga menyampaikan harapan Paus Leo XIV untuk bertemu dengan Grand Syekh, serta mendoakan Ketua MHM agar senantiasa sehat dan sejahtera. Paus Leo XIV juga menantikan kerja sama yang berkelanjutan dengan Al-Azhar dan Majelis Hukama Muslimin dalam menyebarkan pesan perdamaian dan persaudaraan ke seluruh dunia.
Wakil Urusan Umum Sekretariat Negara Takhta Suci ini menyampaikan kegembiraannya atas pertemuan dengan Grand Syekh Al-Azhar dan apresiasinya atas upaya Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb dalam membangun nilai-nilai perdamaian global dan persaudaraan manusia. Uskup Agung Edgar menegaskan bahwa Dokumen Persaudaraan Manusia yang ditandatangani oleh Grand Syekh Al-Azhar bersama mendiang Paus Fransiskus di Abu Dhabi, akan tetap terukir dalam sejarah selamanya, yang mewakili konvergensi agama-agama dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Uskup Agung Edgar juga menegaskan bahwa visi Grand Syekh tentang isu-isu terkini sejalan dengan visi Paus Leo XIV yang menggarisbawahi perlunya kerja sama berkelanjutan demi kemaslahatan umat manusia.
Sementara itu, Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Ahmed Al Tayeb menegaskan kedalaman hubungan antara Al-Azhar, Majelis Hukama Muslimin, dan Vatikan, yang semakin diperkuat selama era mendiang Paus Fransiskus. "Sejak pertama kali kami bertemu, kami merasakan kecintaannya pada perdamaian dan komitmennya terhadap dialog. Kami juga merasakan hal yang sama dalam diri Yang Mulia Paus Leo XIV, Paus Gereja Katolik, melalui percakapan telepon kami, kata-katanya, dan sikapnya terhadap kaum tertindas. Kami berharap dapat melanjutkan kerja sama antara Al-Azhar, Majelis Hukama Muslimin, dan Vatikan untuk menyebarkan pesan perdamaian, persaudaraan, dan dialog di antara semua."
Di akhir pertemuan, Grand Syekh Al-Azhar meminta Wakil Urusan Umum Sekretariat Negara Vatikan untuk menyampaikan undangannya kepada Paus Leo XIV untuk mengunjungi Al-Azhar.