Grand Syekh Al-Azhar dan Ketua MHM Terima Raja Belgia, Bahas Strategi Meningkatkan Dialog Agama
.
Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, menerima Raja Philippe dari Belgia, Minggu (2/11/2025). Keduanya membahas upaya-upaya memperkuat kerja sama dan dialog antaragama.
Dalam pertemuan tersebut, Grand Syekh Al Azhar menegaskan bahwa Dokumen Persaudaraan Manusia, yang ditandatanganinya bersama mendiang Paus Fransiskus, membahas tantangan yang dihadapi umat manusia. Dokumen itu berfungsi sebagai panduan yang mengarahkan manusia kepada nilai-nilai kasih sayang dan kebaikan, menyelamatkan manusia modern dari krisis dan tantangan yang melingkupinya.
Imam Akbar Ahmed Al Tayeb menjelaskan bahwa Al-Azhar dan Majelis Hukama Muslimin terus berupaya melawan ide-ide kaku yang disebarkan oleh berbagai kelompok ekstremis—yang secara keliru mengatasnamakan Islam—melalui berbagai upaya, inisiatif, dan konferensi yang bertujuan untuk meluruskan kesalahpahaman dan menyebarkan pemikiran moderat yang tercerahkan.
Sementara itu, Raja Belgia menyampaikan apresiasinya yang tulus atas upaya Grand Syekh Al-Azhar dalam menyebarkan perdamaian global. Raja Belgia juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya. Raja Philippe menyatakan kegembiraannya atas pertemuan yang berlangsung dalam suasana keakraban dan saling menghormati, yang menampilkan dialog mendalam tentang berbagai isu terkait pembangunan perdamaian, penyebaran nilai-nilai pemahaman dan koeksistensi antarbangsa, peningkatan dialog antarumat beragama, dan penguatan konsep martabat manusia sebagai landasan fundamental untuk membangun dunia yang lebih adil dan kooperatif.