Dialog Timur dan Barat, Ikhtiar MHM Kuatkan Kerjasama
Salah satu yang dilakukan Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) adalah memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, tanpa membedakan ras, agama, dan lainnya. Hal ini dilakukan melalui inisiatif program “Dialog Timur dan Barat.
Inisiatif MHM ini bertujuan membuka pintu seluas mungkin untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, tanpa membedakan ras dan agama. Kerja sama dijalin antara lain dalam upaya mencari solusi atas persoalan ekstremisme, kekerasan, dan terorisme. Sinergi juga diorientasikan untuk saling membantu dalam kebenaran, kesalehan, hidup berdampingan secara damai, serta mempromosikan budaya perdamaian di seluruh dunia.
Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya untuk menghentikan terjadinya pelanggaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa, kehormatan, dan harta benda. Dialog Timur dan Barat dibangun di atas prinsip mengutamakan kepentingan tertinggi manusia dan bangsa di atas kepentingan pribadi.
Untuk mencapai tujuan tersebut, inisiatif “Dialog antara Timur dan Barat” ini diwujudkan melalui beberapa pertemuan berkala dengan lembaga-lembaga keagamaan besar dunia untuk membahas emat isu utama:
1. Pluralisme agama dan kebebasan berkeyakinan
2. Inisiatif dan pengalaman dalam hidup berdampingan secara damai dan toleransi
3. Peran agama dalam mendukung kewarganegaraan dan mengkonsolidasikan prinsip-prinsip kemanusiaan
4. Hambatan dalam dialog dan koeksistensi, serta bagaimana solusinya.