Di Antara Dua Kemanusiaan, Seminar Penutup Partisipasi MHM di Pameran Buku Internasional Rabat
.
Majelis Hukama Muslimin (MHM) mengakhiri partisipasinya dalam Pameran Buku Internasional Rabat ke-30 dengan seminar budaya berjudul Di Antara Dua Kemanusiaan: Sebuah Impian dan Kesantunan di Antara Tenggelam dan Terbit", Selasa (29/4/2025). Sesi ini dimoderatori oleh Dr. Samir Boudinar, Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al Hokama. Tampil sebagai narasumber, akademisi dan pemikir Mesir terkenal Dr. Mustafa Hijazi.
Membuka seminar, Dr. Samir Boudinar menekankan visi intelektual Dr. Mustafa Hijazi yang menekankan pentingnya peran para pemikir strategis yang dapat membantu menavigasi realitas kompleks masyarakat melalui keterlibatan kritis dan konstruktif dengan isu-isu filosofis dan sosial.
Dalam sambutannya, Dr. Mustafa Hijazi menyoroti perlunya mengajukan "pertanyaan yang benar dan mendasar," yang ia sebut sebagai "pertanyaan tentang kebenaran." Ia mengamati bahwa umat manusia telah bergerak melampaui fase "memanusiakan kembali umat manusia" dan sekarang berdiri "di ambang pertukaran antara dua humaniora."
Dr. Hijazi menunjukkan bahwa seluruh umat manusia menelusuri asal-usulnya ke satu sumber tunggal, dan bahwa hakikat ciptaan berakar pada kesatuan (Tauhid). Ia menggambarkan perpecahan historis — antara sains dan agama, antara filsafat, sains, dan iman — sebagai manifestasi dari kondisi "non-manusiawi" yang ditandai oleh konflik dan antagonisme.
Dr. Hijazi lebih jauh menggarisbawahi pentingnya mempertimbangkan tujuan moral yang lebih tinggi (maqasid) ketika mengembangkan strategi yang ditujukan untuk melayani kemanusiaan. Ia menekankan kejelasan dan kemurnian konsep kemanusiaan dalam Islam dan mencatat bahwa era pascainformasi telah mengantarkan apa yang disebutnya "Era Kebijaksanaan." Di era baru ini, menurutnya, tidak cukup hanya bertanya "bagaimana" — sebaliknya, kita harus mengajukan pertanyaan "mengapa" yang lebih dalam, dengan fokus pada kausalitas.
Paviliun Majelis Hukama Muslimin di Pameran Buku Internasional Rabat memamerkan lebih dari 250 publikasi, termasuk sejumlah terbitan terbarunya di 2025 dari Penerbitan Al-Hokama, yang membahas isu-isu intelektual dan budaya kontemporer utama. Paviliun MHM juga menyelenggarakan serangkaian acara budaya dan ilmiah yang menampilkan para cendekiawan, pemikir, penulis, akademisi, dan profesor universitas terkemuka. Semuanya sejalan dengan visi dan misi MHM untuk mempromosikan perdamaian dan menjunjung tinggi nilai-nilai dialog, toleransi, dan koeksistensi manusia.