Capaian 2022: Mantan Presiden Niger dan Pemimpin Rohani Azerbaijan Jadi Anggota MHM
Pemimpin rohani dan ulama Islam Azerbaijan dan kawasan Kaukasus, Shukr Pashazadeh, jadi anggota MHM
Majelis Hukama Muslimin (MHM) terus mengajak tokoh-tokoh terkemuka dunia yang dikenal memiliki karakter bijak, independen, dan moderat, untuk bergabung menjadi anggota. Hal itu dimaksudkan untuk menimba pengalaman mereka terutama dalam membangun kehidupan damai dan koeksistensi pada masyarakat muslim dan non-muslim di dunia.
Untuk itu, Ketua MHM yang juga Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Al-Tayeb menerbitkan keputusan pada Juli 2022 untuk memasukkan pemimpin rohani dan ulama Islam Azerbaijan dan kawasan Kaukasus, Shukr Pashazadeh, menjadi anggota MHM.
Syekh Shukr Pashazadeh saat ini menjabat sebagai ketua dan anggota pada sejumlah lembaga antara lain: Ketua Asosiasi Umat Islam Kaukasus, Sekretaris Jenderal Pusat Kerja sama Antaragama Bako, Ko-presiden Majelis Agama pada Commonwealth of Independent States, Ketua BCIC, Anggota Dewan Penasihat Pemimpin Agama Negara-negara Commonwealth, Ketua Dewan Tinggi Agama Masyarakat Kaukasus, dan lain-lain. Syekh Shukr Pashazadeh juga dikenal banyak melakukan upaya penguatan dialog antaragama, toleransi, dan keberagaman budaya di masyarakat Azerbaijan dan di dunia.

Sementara itu, pada Agustus 2022, Ketua MHM mengeluarkan keputusan mengangkat anggota baru MHM, yaitu Mantan Presiden Niger Mahamadou Issoufou.
Issoufou menjabat sebagai Presiden Niger pada 2011–2021. Sebelumnya, dia pernah menjadi Perdana Menteri Niger pada April 1993 sampai September 1994. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Nasional Niger dari 18 Februari 1995 sampai 27 Januari 1996.
Pada Maret 2021, Mahamadou Issoufou meraih penghargaan Mo Ibrahim, sebuah penghargaan bergengsi di benua Afrika yang diberikan kepada sosok pemimpin yang dinilai dapat menyelenggarakan pemerintahan dengan baik (good governance). Saat ini, Issoufou tercatat sebagai anggota Dewan Juri Penghargaan Syekh Zayed untuk Persaudaraan Manusia tahun 2022. Di kawasan Afrika, Issoufou dikenal sebagai pemimpin yang menonjol terutama terkait dengan upaya-upayanya menciptakan kehidupan damai di benua itu.
Majelis Hukama Muslimin adalah sebuah lembaga independen lintasnegara yang diketuai oleh Prof. Dr. Ahmad Al-Tayeb, Syekh Al-Azhar. MHM didirikan di Abu Dhabi pada 21 Ramadan 1435 atau 19 Juli 2014 dengan tujuan menguatkan kehidupan damai dalam masyarakat muslim dan nonmuslim di dunia. []