Afra Al Sabri Sebut Emirat Komit Bersinergi dengan MHM Siapkan Pemuda Pelopor Perdamaian
Dirjen Kementerian Toleransi dan Koeksistensi Afra Al-Sabri beri kuliah peserta FPPP
Pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA) melalui Kementerian Toleransi dan Koeksistensi telah dan akan terus menjalin kerja sama kemitraan dengan Majelis Hukama Muslimin (MHM) dalam banyak hal, termasuk dalam menyiapkan generasi muda yang memahami nilai-nilai toleransi dan persaudaraan manusia.
Pesan ini disampaikan Direktur Jenderal Kementerian Toleransi dan Koeksistensi Afra Al-Sabri saat memberikan kuliah kepada 50 peserta FPPP dari 24 negara, Jumat (14/7/2023).
Menurutnya, Kementerian Toleransi dan Koeksistensi Persatuan Emirat Arab (PEA) ikut serta secara aktif dalam Forum Pemuda Pelopor Perdamaian (FPPP) angkatan kedua di Jenewa, Swiss. Kementerian ini mengirim delegasi resmi yang dipimpin olehnya.
Dia menegaskan bahwa pendiri PEA, mendiang Sheikh Zayed, sangat ingin menyebarkan nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan menerima pihak lain yang berbeda. Para penerus bangsa, termasuk Shekh Mohamed Bin Zayed melanjutkan langkah bijak mendiang ayahnya.
"Di dalam negeri Emirat Arab saat ini terdapat warga berasal lebih dari 200 negara, semua hidup dalam damai, saling mencintai, dan saling menghormati," jelasnya.
Di hadapan peserta FPPP, Afra Al Sabri juga menjelaskan bahwa PEA dapat dikatakan sebagai model masyarakat dengan keterbukaan budaya dan keragaman. Disinggung pula bahwa di PEA terdapat apa yang disebut dengan Rumah Keluarga Ibrahim yang mencerminkan keragaman dan saling menghormati agama yang berbeda. Ia menegaskan bahwa maraknya ujaran kebencian itu umumnya dilatarbelakangi oleh kurangnya sikap menghormati dan menerima pihak lain yang berbeda.
“Karena itu, memahami pihak lain, menerima keberagaman dan menerima perbedaan merupakan cara kita untuk menekan ujaran kebencian,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Afra Al-Sabri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin Konselor Mohamed Abdelsalam atas upayanya dalam mempromosikan nilai-nilai dialog dan persaudaraan manusia kepada masyarakat dunia. Pemerintah PEA merasa bangga dapat bermitra secara strategis yang dengan Majelis Hukama Muslimin yang diketuai oleh Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb.
Kota Jenewa, Swiss, menjadi saksi kegiatan Forum Pemuda Pelopor Perdamaian angkatan kedua yang diselenggarakan oleh Majelis Hukama Muslimin bekerja sama dengan Dewan Gereja-Gereja Dunia dan Yayasan Rose Castle pada 6–14 Juli 2023. []