MHM Kecam Penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh Pasukan Pendudukan Israel
MHM kecam serangan Israel ke Masjidil Aqsha
Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, mengutuk serangan Israel yang sedang ke dalam Masjid Al-Aqsa. Serangan terbaru ke masjid bahkan melibatkan seorang menteri ekstremis di pemerintahan Israel bersama anggota Knesset, serta ekstremis lainnya yang saat ini, di bawah pelindungan pasukan pendudukan Israel.
MHM melalui siaran pers, Rabu (5/6/2024), juga menyampaikan kecaman kerasnya terhadap “Pawai Bendera” di kota Yerusalem dan agresi melalui praktik ekstremis dan rasis yang menyertainya terhadap warga Palestina, MHM juga mengecamp penerapan pembatasan akses jamaah ke Masjid Al-Aqsa serta pembatasan pergerakan jamaah di Kota Tua Yerusalem.
MHM menyerukan kepada komunitas internasional segera memaksa pasukan pendudukan Israel untuk menghentikan segala bentuk agresi terhadap rakyat Palestina dan tempat-tempat suci Islam dan Kristen. Mereka juga harus menghormati status hukum kota Yerusalem dengan menghentikan semua tindakan ilegal dan tidak sah, tindakan yang dilakukan otoritas pendudukan, termasuk upaya untuk membagi Masjid Al-Aqsa secara spasial dan temporal.
MHM menegaskan, seluruh area Masjid Al-Aqsa seluas 144 dunam merupakan tempat ibadah eksklusif umat Islam. MHM menegaskan kembali seruannya untuk mengintensifkan upaya internasional untuk segera menghentikan agresi di Jalur Gaza dan mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan dan pertolongan serta mengakui hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya demi mengakhiri penderitaan rakyat Palestina selama puluhan tahun.