MHM Bahas Dialog Antar Islam pada Pameran Buku Internasional Rabat
Seminar Dialog Antar Islam pada Pameran Buku Internasional di Rabat
Majelis Hukama Muslimin (MHM) melanjutkan program kebudayaannya pada Pameran Penerbitan dan Buku Internasional 2024 di Rabat, Selasa (14/5/2024). MHM menggelar seminar bertajuk: "Perbedaan Sejarah dalam Bangsa: Kritik dan Pandangan ke Depan”.
Hadir sebagai narasumber, Dr. Samir Boudinar (Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al-Hokama) dan Dr. Elias Mohamed Belka (Profesor di Sidi Mohamed Ben Abdellah Universitas di Fez). Seminar diikui banyak pengunjung yang memadati paviliun MHM.
Samir Boudinar menekankan bahwa MHM, di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, memprioritaskan isu persatuan umat Islam dan dialog internal di antara para ulama dan berbagai komponen bangsa. Ia menggarisbawahi bahwa MHM menempatkan isu ini sebagai prioritas dan memberikan perhatian khusus dalam beragam proyek di bidang penelitian, kepenulisan, dan penerbitan.
Samir Boudinar menunjukkan bahwa MHM telah meletakkan dasar bagi fase baru dialog antar-Islam sebagai tanggapan atas seruan Imam Akbar Dr. Al-Tayeb selama Forum Dialog Bahrain. Dia menyerukan penguatan perjuangan Islam dan pemersatu bangsa. Seruan ini memuncak dalam kunjungan delegasi Sekretariat Jenderal MHM ke Republik Irak, bertemu dengan seluruh komponen masyarakat Irak untuk membahas beragam tantangan Islam kontemporer yang paling menonjol dan bagaimana menjembatani kesenjangan serta mendorong semangat persaudaran umat Islam.
Elias Mohamed Belka juga memuji upaya MHM dalam mengatasi masalah perbedaan sejarah di negara Islam dan menyoroti masalah ini di berbagai forum. Dia menunjukkan bahwa beragam perbedaan pada bangsa ini muncul dalam konteks sejarah tertentu. Oleh karena itu, perlu dipahami keberagaman budaya dan sejarah sebagai bagian dari identitas Islam guna mencapai kemajuan peradaban dan pembangunan.
MHM berpartisipasi dalam Penerbitan dan Pameran Buku Internasional di Rabat, dengan lebih dari 220 edisi terbitan dalam lima bahasa berbeda, termasuk 22 publikasi baru yang membahas sejumlah isu intelektual dan budaya paling penting. Selain itu, MHM juga menyelenggarakan sejumlah diskusi dan seminar dengan menghadirkan para cendekiawan, pemikir, penulis, intelektual, akademisi, dan profesor universitas. Hal ini sejalan dengan visi dan misi MHM yang bertujuan mempromosikan perdamaian dan memupuk nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan. Paviliun dewan terletak di stan C18 di situs OLM Souissi di Rabat.