Kecam Aksi Ekstremis Sobek Al-Quran di Den Haag, MHM Ajak Barat Pahami Islam yang Toleran
MHM kecam aksi perobekan Al-Quran di Den Haag
Majelis Hukama Muslimin (MHM) yang diketuai Grand Syekh Al-Azhar, Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb, mengecam keras perobekan Al-Qur'an yang dilakukan ekstremis di depan beberapa kedutaan besar di Den Haag, Belanda.
Tindakan itu dilakukan kelompok anti-Islam Patriotic Europeans Against the Islamization of West (Pegida) pada 24 September 2023.
“Tindakan kriminal tersebut mencerminkan rasisme yang menjijikkan dan kebencian yang keji terhadap Islam dan umat Islam,” demikian penegasan MHM dalam siaran persnya, Senin (25/9/2023).
MHM menyatakan sikap tegasnya, menolak setiap tindakan provokatif yang menyinggung perasaan jutaan umat Islam di seluruh dunia, khususnya pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. MHM juga menyerukan kepada negara-negara Barat untuk memiliki pemahaman yang adil terhadap Islam dan ajaran-ajarannya yang toleran, serta tidak mengandalkan pencemaran nama baik kesucian Islam dengan dalih palsu “kebebasan berekspresi”.
“MHM menyerukan perlunya memberlakukan undang-undang internasional yang mengikat yang mengkriminalisasi pencemaran nama baik agama dan teks suci,” tulis MHM.
“Harus ada perlawanan terhadap segala bentuk kefanatikan, kebencian, dan Islamofobia. Sebab, hal-hal tersebut melemahkan upaya untuk menyebarkan dan mempromosikan nilai-nilai dialog, toleransi, hidup berdampingan, penerimaan, dan rasa hormat terhadap orang lain,” tutupnya.