Dibuka, Pendaftaran Nominasi Penerima Zayed Award 2024
Pendaftaran nominasi penerima Zayed Award for Human Fraternity 2024 kembali dibuka
Panitia pemberian Penghargaan Zayed untuk Persaudaraan Manusia (Penghargaan Zayed) atau Zayed Award for Human Fraternity di Abu Dhabi, tahun ini kembali membuka pendaftaran nominasi dari berbagai tokoh masyarakat dunia.
Zayed Award merupakan penghargaan internasional yang bersifat independent. Ajang ini memberikan anugerah kepada individu dan/atau lembaga dengan latar belakang beragam yang berperan besar dalam penguatan nilai-nilai solidaritas, integritas, dan membangun optimisme. Tokoh yang akan memperoleh penghargaan adalah juga mereka yang dinilai memberi kontribusi besar dalam menguatkan hidup berdampingan secara rukun dan damai.
Azyed Award diluncurkan kali pertama pada 2019 bersamaan dengan pertemuan bersejarah antara Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM) yang juga Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb dengan Pemimpin Gereja Katolik Vatikan Sri Paus Fransiskus di Abu Dhabi. Kedua tokoh agama dunia itu menandatangani Dokumen Persaudaraan Manusia yang bersejarah pada 4 Februari 20219.
“Kami mengajak semua pihak untuk mengusulkan nama tokoh masyarakat untuk menjadi calon penerima Zayed Award for Human Fraternity edisi keempat tahun 2024,” kata Sekretaris Jenderal Penghargaan Zayed Konselor Mohamed Abdelsalam di Abu Dhabi, Jumat (2/6/2023).
Ia menambahkan bahwa individu atau lembaga yang diusulkan adalah mereka yang dinilai gigih melakukan upaya mengukuhkan persaudaraan manusia dan menginspirasi anggota masyarakat untuk melakukan kebaikan demi kepentingan bersama dan demi masa depan dunia yang lebih baik.
Pengusulan calon penerima Penghargaan Zayed dapat dilakukan melalui situs resmi pada tautan berikut: https://zayedaward.org/. Pengajuan calon penerima penghargaan dibuka mulai pengumuman ini dikeluarkan sampai 1 Oktober 2023.
Zayed Award melibatkan dewan juri independen yang terdiri atas para pakar dan praktisi perdamaian, kehidupan damai, dan koeksistensi akan melakukan penilaian terhadap calon yang memenuhi syarat dan akan menetapkan satu atau beberapa pemenang yang berhak menerima penghargaan.
Selanjutnya, penerima penghargaan akan diundang menghadiri penganugerahan Zayed Award for Human Fraternity di Abu Dhabi pada 4 Februari 2024 dalam sebuah even memperingati Hari Persaudaraan Manusia Internasional. Tanggal tersebut merupakan hari penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia yang bersejarah oleh Ketua MHM dan Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb bersama dengan Pemimpin Gereja Vatikan Sri Paus Fransiskus yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai Hari Persaudaraan Manusia Internasional.
Selain menerima penghargaan, calon yang terpilih juga akan menerima hadiah berupa uang senilai USD1 juta (satu juta dolar Amerika Serikat). Sejak diluncurkan pada 2019, Zayed Award telah menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan lembaga kemanusiaan dari berbagai belahan dunia.
Di antara tokoh yang pernah mendapatkan Zayed Award adalah Paus Fransiskus dan Syekh Ahmed Al-Tayeb. Keduanya sebagai penerima penghargaan kehormatan. Tokih lainnya adalah Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, aktivis muslimah anti ekstremisme berkebangsaan Maroko-Perancis Latifa Ibn Ziaten, serta Raja Yordania Abdullah II bin Husein dan Permaisuri Rania Al Abdallah. Ada juga nama organisasi kemanusiaan Hiiti the Foundation for Knowledge and Liberty (FOKAL), Komunitas Sant’Egidio, dan Mama Shamsa Abubakar Fadhil. []